Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD menguat karena pelemahan Greenback
Wednesday, 21 May 2025 07:35 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD mengalami kenaikan untuk hari kedua berturut-turut pada hari Selasa, yang mendorong pasangan mata uang ini kembali ke level 1,1300. Meskipun momentum bullish dalam jangka pendek memperkuat Fiber, EUR/USD masih jauh tertinggal dari level tertinggi multi-tahun terakhir di dekat 1,1575. Pasangan mata uang ini telah menemukan dasar teknis yang kuat dari rata-rata pergerakan utama, dan sentimen pasar secara keseluruhan tetap berharap bahwa para pedagang akan dapat terus menemukan alasan untuk menekan tombol beli.

Tarif mendominasi persepsi pasar, tetapi data AS tampak di depan
Para pembuat kebijakan Eropa saat ini sibuk dengan pertemuan G7, meminimalkan berita utama penting dari para pembuat keputusan utama UE. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap sepenuhnya bergantung pada berita utama perdagangan dari AS, dengan para investor berharap bahwa kesepakatan akan dicapai dengan pemerintahan Trump yang akan mendorong Presiden Donald Trump dan stafnya untuk menjauhkan senjata tarif dari kepala ekonomi mereka sendiri. Meskipun pasar global secara keseluruhan bernada optimis, pergerakan yang stabil ke arah yang tidak diketahui mulai membatasi sentimen bullish. Pemerintahan Trump dengan cepat mendekati tenggat waktu 90 hari yang ditetapkannya sendiri untuk paket "tarif timbal balik" miliknya. Meskipun beberapa kesepakatan perdagangan potensial telah diumumkan, belum ada yang konkret yang akan datang.

Akan ada data terbatas pada hari Rabu, dengan hanya data tingkat menengah tentang penawaran di kedua sisi Pasifik. Angka Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS diperkirakan akan beragam pada hari Kamis. PMI Manufaktur AS pada bulan Mei diperkirakan akan turun menjadi 50,1 dari 50,2, sementara komponen Layanan diperkirakan akan tetap datar di 50,8.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS